Belajar Ilmu Syar'i dan Ilmu duniawi bersama Abuzahra

Ilmu Akhirat dan Dunia Haruslah Seimbang

Amalan Menyimpang di Bulan Shafar

2 Komentar

Temen-temen yang berasal dari Jawa, mungkin pernah liat Amalan menyimpang bulan Shafar : Rebo Wekasanyang namanya ritual ‘Rebo Wekasan’. Ritual ini dilakuin pada hari Rabu terakhir bulan Shafar. Buat apa?? Buat tolak bala’/musibah.

Ada yang ngerayain Rebo Wekasan atau Rabu Pungkasan (Yogyakarta) atau Rebo Kasan (Sunda Banten) secara besar-besaran, ada yang ngerayain secara sederhana dengan membuat makanan yang kemudian dibagi ke orang-orang yang hadir, namun diawalin dengan tahmid, takbir, zikir plus tahlil serta diakhir dengan do’a.

Ada juga lho yang ngerayain dengan melakukan shalat Rebo Wekasan atau shalat tolak bala, baik dilakukan sendiri-sendiri maupun secara berjamaah. Bahkan ada yang cukup cuma jalan-jalan ke pantai untuk mandi untuk menyucikan diri dari segala kesalahan dan dosa.

Sobat muda, dalam Islam berbagai shalat baik wajib maupun sunnah telah disebutkan dalam Hadits Nabi saw secara lengkap yang termuat di berbagai kitab Hadits, tapi shalat Rebo Wekasan seperti yang dijelasin di atas tidak ditemukan. Shalat wajib atau shalat sunnah itu ibadah yang telah ditentukan Allah dan Rasul-Nya, baik tata cara mengerjakannya maupun waktunya. Tidak benar membuat atau menambah shalat baik wajib maupun sunnah dari yang telah ditentukan oleh Allah dan Rasul-Nya. Jadi, intinya.. ibadah hanya dapat dilakukan sesuai dengan yang diperintahkan, kalo ga gitu, maka ibadahnya sia-sia belaka.

Selain tradisi di atas, bulan Shafar, sebagaimana bulan Muharram (Jawa: Suro) itu diyakini sebagai bulan yang keramat dan bikin sial, ada juga anggapan bahwa bulan Shafaritu bulan yang membawa sial, naas, dan penuh malapetaka. Astaghfirullahaladziim… Bcuz anggapan ini, maka tidak boleh mengadakan hajatan  di bulan tersebut, atau ngerjain pekerjaan-pekerjaan penting lain cuman karena anggapan akan nanti jadi bencana, atau gagal dalam pekerjaan itu.

Menganggap sial waktu-waktu tertentu, ato hewan-hewan tertentu, ato sial karna liat adanya peristiwa dan mimpi tertentu sebenarnya cuman khayalan dan khurafat belaka. Itu cuman keyakinan yang nunjukin dangkalnya aqidah dan tauhid orang-orang yang percaya begituan.

Jadi temen-temen tercinta di jalan Allah, di bulan Shafar ga’ ada amalan-amalan khusus yang perlu dilakuin. =)

Bahkan para ‘ulama mengatakan kalo’ seseorang mempercayai 100% di bulan Shafar ada bencana-bencana maka ia tergelincir ke dalam salah satu bentuk kesyirikan. Naudzubillah…..

-Estafet Ilmu dari Buletin Remaja Islam Istiqomah (dengan sedikit
 perubahan)-

Penulis: kusnanto_abuzahra

Perkenalkan nama saya Kusnanto yang lahir pada tanggal 7 September 1978 di Bogor, dikaruniai dua orang anak perempuan yang sangat lucu2, Insya Allah Adik baru akan menyusul...Amin.

2 thoughts on “Amalan Menyimpang di Bulan Shafar

  1. saya pengen tahu… alim ulama mana yg mengatakan
    mempercayai 100% di bulan Shafar ada bencana-bencana maka ia tergelincir ke dalam salah satu bentuk kesyirikhan… bukankah rebo kasan tuh merupakan IJMA ALIM ULAMA dlam kitab ADDaerobi & TAJJULMULUK….???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s