Belajar Ilmu Syar'i dan Ilmu duniawi bersama Abuzahra

Ilmu Akhirat dan Dunia Haruslah Seimbang

Hukum Shalat di Belakang Orang yang Menulis Tamimah Untuk Orang Lain

Tinggalkan komentar

Seseorang menulis tamimah, padahal ia imam masjid, apakah boleh shalat di belakangnya?
Penjelasan: Orang ini biasa menulis tamimah ini. Bukan untuk sihir, hanya untuk tujuan kecil, di antaranya sakit kepala dan untuk bayi ketika ia berhenti menyusu dari ibunya. Ada juga persoalan-persoalan lain semisal ini. Aku mengharapkan penjelasan anda mengenai masalah ini. Sebab, ada ulama yang mengatakan, bahwa ia musyrik dan tidak boleh shalat di belakangnya?

Jawaban:

Boleh shalat di belakang orang yang menulis tamimah berupa al-Qur’an dan doa-doa yang disyariatkan. Meskipun demikian, tidak sepatutnya ia menulisnya, karena ia tidak boleh meng-gantungkannya.

Adapun jika tamimah tersebut berisi perkara-perkara yang syirik, maka tidak boleh shalat di belakang orang yang menu-lisnya, dan wajib menjelaskan kepadanya bahwa ini adalah syirik. Orang yang berkewajiban menjelaskannya ialah orang yang me-ngetahuinya.

Semoga shalawat dan salam senantiasa Allah limpahkan atas Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Fatawa al-Lajnah ad-Da’imah, jilid 1, hal. 211-212

Penulis: kusnanto_abuzahra

Perkenalkan nama saya Kusnanto yang lahir pada tanggal 7 September 1978 di Bogor, dikaruniai dua orang anak perempuan yang sangat lucu2, Insya Allah Adik baru akan menyusul...Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s