Belajar Ilmu Syar'i dan Ilmu duniawi bersama Abuzahra

Ilmu Akhirat dan Dunia Haruslah Seimbang

Sabar…

3 Komentar

Bekal Bagi Orang-orang yang Sabar—-> Bagian 1

Dari buku Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah

Catatan Pengajian rutin 28-Juni-2009 Di  Masjid Imam Ahmad bin Hambal Bogor,

penulis: Kusnanto HP: 081310695775

Oleh : Ustadz Arman Amri Lc. Di  Masjid Imam Ahmad bin Hambal Bogor

Dalam mengarungi hidup setiap manusia pasti mempunyai problematika kehidupan dan sabar adalah solusinya.

Sabar adalah bagaikan seorang prajurit yang tangguh yang tak terkalahkan

Sabar bagaikan Benteng yang kokok yang dapat menahan terjangan badai

Allah mencintai hamba-Nya yang sabar sesuai dengan firman-Nya di dalam Al-Qur’an Surat Al Anfaal 8:46 Allah Berfirman:

al anfal 46

46. dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

Hendaklah kita menyadari bahwa Dunia adalah sebagai  tempat ujian dari Allah SAW dan Allah sangat menyukai orang-orang yang sabar dalam menjalani ujian

ali imran 146

146. dan berapa banyaknya Nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.

Adapun tiga kegembiraan yang Allah berikan kepada orang –orang yang sabar seperti yang di gambarkan dalam surat Al-Baqarah 155-157

al baqarah 155

155. dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

al baqarah 156

156. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”[101].

al baqarah 157

157. mereka Itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka Itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.

[101] Artinya: Sesungguhnya Kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah Kami kembali. kalimat ini dinamakan kalimat istirjaa (pernyataan kembali kepada Allah). Disunatkan menyebutnya waktu ditimpa marabahaya baik besar maupun kecil.

Kesabaran akan mendapatkan kemenangan yang hakiki yaitu surga QS Al-Mu’minuun 111

al mu'minuun 111

111. Sesungguhnya aku memberi Balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka; Sesungguhnya mereka Itulah orang-orang yang menang[1026].”

[1026] Maksud ayat 108, 110 dan 111 ialah bahwa orang-orang kafir itu diperintahkan tinggal tetap di neraka dan tidak boleh berbicara dengan Allah, karena mereka selalu mengejek-ejek orang-orang yang beriman, berdoa kepada Allah supaya diberi ampun dan rahmat.

Sabar merupakan Nisful Iman setengah dari Iman dan yang setengah lagi adalah bersyukur kepada Allah SWT, jadi Iman adalah Sabar dan Syukur diumpamakan bagaikan dua sayap burung apabila salah satunya patah maka burung tersebut tidak akan bisa terbang.

1. Difinisi Sabar

Makna Sabar secara bahasa adalah mencegah dan menahan, adapun secara terminologi sabar adalah

a.menahan diri dari kegelisahan,

b.menahan lisan dari keluh kesah dan

c,menahan anggita badan dari menampar pipi, merobek baju, berguling-guling di tanah     dsb.

2. Hakekat Sabar

Hakekat sabar adalah akhlak yang terpuji dimana sabar dapat menahan diri dari hal-hal yang tidak baikdan sabar merupakan kekuatan jiwa seseorang yang dengannya akan menjadi baik kehidupannya.

3. Makna Sabar

Makna sabar menurut Amr bin Ustman adalah ketatapan jiwa  seseorang bersama Allah SWT dan menerima cobaan dari Allah dengan lapang dada.

Kesabaran dibagi menjadi tiga:

  1. Sabar dalam ketaatan kepada Allah SWT,
  2. Sabar dari perbuatan maksiat,
  3. Sabar atas musibah yang menimpanya.

Adapun nama-nama lain dari sabar antara lain:

  1. Apabila seseorang dapat menahan diri dari gejolak syahwatnya disebut iftah
  2. Apabila seseorang dapat menahan diri dari perutnya disebut dengan Saraf Nafs
  3. Apabila seseorang dapat menahan diri dari kenikmatan-kenikmatan dunia di sebut dengan Zuhud.
  4. Apabila seseorang dapat menahan diri dari apa yang didapat dari rizki dari Allah SWT maka ia merasa cukup atau dengan kata lain selalu merasa cukup atas apa yang Allah berikan kepadanya disebut  Qona’ah
  5. Apabila seseorang dapat menahan diri dari gejolah amarahnya di sebut al- Hilmu

Adapun  terdapat  tiga istilah dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran :200

ali imran 200

200. Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.

Jika kita teliti maka ada 3 arti sabar yang terkandung dalam surat ini yaitu:

Pertama isbiru artinya sabar yang datangnya dari dalam jiwa sendiri

Kedua wasobiru artinya dan ipatgandakan kesabaran yang datangnya dari luar

Ketiga warobitu artinya dan itiqomahlah dari sabar yang pertama dan sabar yang kedua

Inya Allah Bersambung…

Penulis: kusnanto_abuzahra

Perkenalkan nama saya Kusnanto yang lahir pada tanggal 7 September 1978 di Bogor, dikaruniai dua orang anak perempuan yang sangat lucu2, Insya Allah Adik baru akan menyusul...Amin.

3 thoughts on “Sabar…

  1. Orang sering berkata : “sabar itu ada batas nya ”
    menurut saya sih gak bener kata-kata itu sebab kalau sabar sudah berbatas bukan sabar lagi namanya tapi “amarah”, “maksiat”, “DLL”.
    Pokoknya sabar mah ulah aya batasna…
    sami we bogor moal disebut bogor mun aya batasna…., bukan begitu mas kus?

    • Betul sekali … pa…

    • Perlu diketahui, bahwa sabar yang menjadikan seseorang mendapatkan ganjaran pahala adalah sabar ketika di awal musibah dan inilah yang dinamakan sabar sebenarnya. Adapun sabar sesudahnya adalah cuma sekedar hiburan. Adapun jika seseorang menghadapi musibah, langsung dengan amarah dan tidak ridho pada takdir Allah, namun setelah itu dia menahan diri dan bersabar karena mungkin mendapatkan nasehat atau yang lainnya, maka ini bukanlah sabar yang sebenarnya. Kita dapat melihat hal ini dalam kisah seorang wanita bersama Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam.

      Dari Anas bin Malik beliau berkata,

      ”Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati seorang wanita yang sedang menangis di sisi kuburan. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Bertakwalah pada Allah dan bersabarlah.” Kemudian wanita itu berkata,”Menjauhlah dariku. Sesungguhnya engkau belum pernah merasakan musibahku dan belum mengetahuinya.”
      Kemudian ada yang mengatakan pada wanita itu bahwa orang yang berkata tadi adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian wanita tersebut mendatangi pintu (rumah) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian dia tidak mendapati seorang yang menghalangi dia masuk pada rumah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian wanita ini berkata,”Aku belum mengenalmu.”
      Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
      ”Sesungguhnya namanya sabar adalah ketika di awal musibah.” (HR. Bukhari, no. 1283)

      Semoga Allah memberikan kita taufik dan hidayah untuk selalu ridho dengan takdir Allah yang kita rasa itu pahit. Semoga Allah juga selalu memberikan kita kemudahan untuk bersabar di awal-awal musibah, walaupun itu mungkin terasa berat. Jika seseorang memiliki keyakinan yang mantap pada Allah dan meyakini ada hikmah yang besar di balik setiap musibah, tentu dia akan memilih untuk bersabar.

      Amin Yaa Mujibas Saa’ilin.

      Alhamdulillahilladz i bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s